Health

10 Masalah Kesehatan Pria yang Bisa Menghantui Lo

Masalah Kesehatan Pria

Bro, lo pernah khawatir masalah kesehatan nggak? Meskipun masih muda, sebenarnya kita ini juga harus memedulikan masalah kesehatan juga loh.

Di zaman yang serba cepat dan instan seperti sekarang ini, kita selalu dituntut untuk bisa bergerak dinamis dan cekatan.

Apabila kita masih muda, mungkin nggak ada masalah. Namun, bagaimana jika suatu saat kita mengalami masalah kesehatan yang sebenarnya sudah menumpuk tetapi dibiarkan?

Nah, masalah kesehatan sebenarnya bukan hanya sesuatu yang dikeluhkan oleh golongan usia tertentu atau jenis kelamin tertentu lho.

Banyak juga masalah kesehatan pria yang sering luput kita perhatikan, atau mungkin tepatnya tidak ingin kita bahas secara mendalam karena malu.

 

Mengapa Pria Cenderung Malu Membalas Masalah Kesehatannya

Sebagai makhluk berakal yang dianggap lebih kuat, pria seringkali mengabaikan masalah kecil seperti kesehatan dan baru merasakan dampaknya ketika masalah itu menjadi semakin besar dan mengganggu kesehariannya.

Di Indonesia yang masih mengalami bias gender. Pria pun dianggap lebih kuat dan bisa mengatasi segala masalah sendirian, makanya jarang sekali ada pria yang gemar mengeluh dan bercerita tentang kelemahannya pada orang lain.

Padahal, masalah sekecil apapun seharusnya dikonsultasikan. Apabila tidak bisa cerita kepada teman, bisa konsultasi kepada profesional. Masalah sulit tidur, misalnya, bisa dikonsultasikan kepada dokter yang dipercaya.

Gw sendiri pernah memiliki teman yang mati muda karena penyebab yang tidak diketahui. Keluarganya bingung perihal penyebab kematiannya, karena tidak tampak tanda-tanda sakit apapun.

Namun, ada juga yang konsultasi kepada dokter tanpa diketahui siapapun, sehingga ketika dia meninggal, ada dokter pribadi yang bisa mendiagnosis penyebab kematiannya.

Sebagai pria, apa yang kalian lakukan jika menghadapi masalah kesehatan? Diam saja, cerita kepada profesional, atau minta saran dari teman?

Kalau gw, nggak usah malu meminta pendapat orang lain. Minimal dari orang terdekat dulu deh. Apabila takut ditertawakan atau diremehkan teman, bisa langsung konsultasi kepada yang lebih ahli. Mudah, tapi sulit dilakukan.

Ayo, hilangkan gengsi dan malu. Lebih baik kita tahu masalah kesehatan saat ini dan bisa mengobatinya daripada tahu ketika nanti masalahnya bertambah parah dan sulit diobati.

 

Berbagai Masalah Kesehatan Pria

Masalah kesehatan bisa dimulai dari yang sederhana seperti flu dan batuk hingga masalah kesehatan yang hanya dialami oleh gender tertentu.

Masalah kesehatan pria itu ada yang khusus dialami pria, ada juga yang bisa didera oleh wanita atau lebih umum. Namun, faktor abai itulah yang terkadang membuat masalah menjadi kian besar dan sulit diatasi.

 

1. Kanker Payudara

Nggak hanya wanita loh bro, pria juga ternyata bisa mengalami kanker payudara. Meskipun lebih jarang terjadi, kanker payudara bisa saja menyerang pria seperti kita ini.

Kanker payudara pria bisa dialami pada usia berapa pun, walaupun lebih sering terjadi pada pria berusia 60 hingga 70-an.

Gejalanya pun sama seperti wanita. Ada benjolan di payudara yang kenyal, tidak bergerak, dan kadang tidak terasa sakit, puting payudara tertarik ke dalam dan mengeluarkan cairan, puting mengeras dan membengkak serta lebih merah, hingga luka yang tak kunjung sembuh di area sekitar puting.

Ada beberapa faktor yang bisa meningkatkan pria terkena kanker payudara, mulai dari keturunan, obesitas, penyakit hati yang parah, paparan radiasi pada dada, hingga penggunaan hormon estrogen yang berlebih untuk pengobatan kanker prostat.

 

2. Kanker Prostat

Bicara soal kanker prostat, hal ini menyangkut masa depan kaum pria. Prostat adalah kelenjar kecil yang adanya di bagian dasar kandung kemih dan berfungsi sebagai penghasil semen, yaitu cairan yang dikeluarkan bersama sperma pada saat ejakulasi.

Kanker prostat tidak memiliki gejala apapun pada tahap awal, yang membuatnya sulit terdeteksi. Namun, ketika penderita mulai mengalami gangguan buang air kecil, bisa saja kanker sudah semakin membesar atau kelenjar prostat sudah mengalami peradangan.

Penyebabnya yaitu mutasi genetik pada sel-sel di kelenjar prostat yang penyebabnya belum bisa diketahui secara pasti.

Namun, ada pula penyebab lain seperti obesitas, pola makan kurang sehat, sering terpapar bahan kimia, pertambahan usia, faktor genetik atau keturunan, hingga para penderita penyakit menular seksual.

Menurut data yang diberikan oleh American Cancer Society , 1 dari 9 orang pria akan didiagnosis mengalami kanker prostat sepanjang hidupnya. 6 dari 10 kasus kanker ini terjadi pada pria di atas umur 65 tahun. Di Indonesia pun kanker prostat menjadi kanker paling banyak ke-2 yang diderita para pria.

Follow Instagram Mas Kulin

 

3. Depresi

Gangguan mental adalah masalah yang paling disepelekan, terutama di Indonesia. Seringkali pengobatan dilakukan dengan cara spiritual, padahal mentalnya yang terganggu.

Depresi sendiri sebenarnya bisa diderita oleh siapa saja. Namun, kembali lagi ke masalah keterbukaan, pria lebih menutup diri, apalagi jika hal itu terkait dengan mental.

Biasanya, pria yang mengalami depresi akan menutupinya dengan perilaku tidak sehat seperti kerja berlebihan, minum-minuman keras, menyetir ugal-ugalan, hingga penggunaan obat-obatan terlarang.

Pria penderita depresi seringkali merasa hampa dan putus asa, terlihat lelah dan selalu kehabisan energi, memiliki masalah tidur, dan tidak menikmati kesenangan atas aktivitas yang biasanya digemari.

Penyebabnya beragam, mulai dari masalah kesehatan fisik yang sulit diatasi dengan pengobatan biasa, ada pula yang sedang mengalami masalah dalam hidupnya seperti pekerjaan, hubungan asmara, hingga masalah di kehidupan sosial yang semakin lama semakin bertumpuk.

 

Cek juga: Cara Sederhana Mengurangi Stres di Kantor

 

4. Kanker Paru-paru

Pria yang menderita kanker paru-paru biasanya dicap sebagai seorang perokok berat. Padahal belum tentu begitu.

Walaupun penyebab utama kanker paru-paru itu dari kebiasaan merokok, tetapi ada pula faktor lain, mulai dari sering terpapar polusi udara, tinggal ataupun bekerja di lingkungan yang memiliki zat kimia berbahaya, faktor genetik, atau pernah mengalami radioterapi.

Tidak ada gejala awal apapun bagi penderita kanker paru-paru. Gejala baru timbul ketika tumor sudah cukup besar ataupun kanker sudah menjalar ke jaringan dan organ sekitar paru-paru.

Adapun gejalanya yaitu mulai dari batuk kronis yang tak kunjung sembuh, batuk berdarah, nyeri dada dan sakit tulang, berat badan yang turun secara drastis, hingga sesak napas.

Untuk mendiagnosis apakah seseorang menderita kanker paru-paru yaitu dengan cara rontgen, CT scan, biopsi jaringan paru, bahkan dokter akan melakukan PET scan untuk melihat persebaran kanker di seluruh tubuh apabila diperlukan.

 

5. Diabetes

Walaupun bisa diderita oleh wanita ataupun pria, tetapi gejala awal yang dialami cenderung berbeda.

Masalah impotensi atau disfungsi ereksi menjadi gejala dari berbagai masalah kesehatan, termasuk diabetes. Sebagian penderita diabetes rata-rata mengalami masalah disfungsi ereksi.

Infeksi jamur pada bagian genital bisa juga menjadi pertanda kalau pria mengalami diabetes. Rasa gatal, merah, pembengkakan, hingga aroma tidak sedap pada bagian genital timbul. Kadang pula terasa nyeri ketika berhubungan seksual.

Kalau lo memiliki berat badan yang turun secara drastis, lo harus waspada dan periksakan diri ke dokter. Bisa saja itu terjadi karena lo menderita diabetes.

Kadar gula darah tinggi menyebabkan tubuh memecah lemak dan sel-sel otot untuk menghasilkan energi. Biasanya efek sampingnya menjadi mudah lelah, cepat mengantuk, dan kurang fokus.

Ada pula faktor lain yang bisa menyebabkan dan memperparah diabetes, antara lain merokok, obesitas, tekanan darah atau kolesterol tinggi, kurang aktivitas fisik seperti olahraga, dan pola makan tidak sehat.

 

6. Kanker Testis

Dibandingkan jenis kanker lainnya, kanker testis cukup langka dan jarang diderita oleh para pria. Namun, kita nggak lantas menyepelekannya juga, bro.

Memiliki bentuk seperti tumor ganas yang berkembang di salah satu atau kedua testis, kanker ini bisa disembuhkan secara total meski sudah menyebar ke bagian tubuh lain.

Gejalanya yaitu bengkak atau benjolan pada testis, rasa nyeri di bagian skrotum, ada pula yang mengalami hal lain seperti adanya cairan dalam skrotum, pembesaran atau nyeri payudara, hingga sakit punggung.

 

7. Penyakit Jantung

Pria di Indonesia berisiko tinggi terkena penyakit jantung. Apalagi jika pria tersebut seorang perokok, yang bisa menimbulkan penyempitan pembuluh darah dan mengakibatkan timbulnya penyakit jantung tertentu.

Gejala awal penyakit jantung biasanya tidak terlalu mengganggu dan sering diabaikan.

Mulai dari kesulitan bernapas setelah beraktivitas biasa seperti berjalan atau berlarian kecil dan naik-turun tangga, nyeri dada, napas pendek, sering kesemutan, hingga nyeri pada tubuh bagian atas terutama leher dan rahang tanpa sebab tertentu.

Ada pula faktor yang menambah risiko seseorang untuk menderita penyakit jantung, seperti merokok, jarang berolahraga, minum-minuman beralkohol, tekanan darah dan kolesterol tinggi, diabetes, depresi, hingga obesitas.

 

8. Jerawat

Masalah kesehatan pria yang ini tampak cukup sederhana apabila dibandingkan dengan yang lain, tetapi berpengaruh langsung kepada penampilan pria.

Gw pribadi kadang kesal apabila sudah rapi dan hendak berangkat ke kantor tetapi begitu bercermin, ada jerawat yang timbul.

Berbeda dengan wanita yang berjerawat lantaran kurang cocok dengan perawatan wajahnya, jerawat di pria lebih sering disebabkan oleh hal lain. Mulai dari makanan, stress, muka kurang dibersihkan, dan faktor lingkungan yang berdebu dan tidak sehat.

Jerawat pada pria pun lebih sulit hilang karena faktor kulit wajah yang lebih berminyak, sehingga lebih menyebalkan.

 

Cek juga: Tips Perawatan Wajah Pria Sesuai Jenis Kulitnya

 

9. Disfungsi Ereksi

Salah satu masalah kesehatan pria yang bisa berakibat buruk pada kesehatan fisik dan mentalnya adalah masalah disfungsi ereksi.

Ada ketidakmampuan mencapai atau mempertahankan ereksi sehingga pria merasa malu dan cenderung kurang percaya diri. Ereksi kurang kokoh, kurang lama, bahkan terlalu sering adalah bagian dari disfungsi ereksi.

Penyebabnya pun beragam, mulai dari memiliki gejala penyakit tertentu seperti tekanan darah tinggi, obesitas, atau gejala jantung, bisa juga karena stress atau depresi, faktor obat-obatan yang dikonsumsi, ataupun pernah mengalami cedera di bagian penis dan sekitarnya.

Oleh karena itu, banyak di antara pria penderita disfungsi ereksi yang juga memiliki penyakit lain sehingga terkadang sulit untuk diobati dan membutuhkan proses yang tidak sebentar.

 

10. Kerontokan Rambut

Masalah kebotakan pada pria seringkali menjadi momok menakutkan. Pria berpotensi lebih besar mengalami kebotakan yang disebabkan oleh kerontokan rambut.

Penyebabnya beragam, mulai dari stress berat, genetik atau keturunan, pola hidup dan makanan tidak sehat, hingga merokok.

Ada pula kesalahan lain yang tidak disadari seperti salah dalam penggunaan shampo dan pembersih rambut, berlebihan dalam menata rambut dengan gel ataupun cat rambut, dan menyisir rambut saat basah.

Untuk mengatasi masalah kerontokan rambut sebenarnya tidak begitu sulit, asalkan menggunakan produk kesehatan yang sudah terbukti khasiatnya. Produk seperti ini tentunya tidak bisa dibeli sembarangan. Kalau lo beli sembarangan di toko online misalnya, apakah lo tidak khawatir dengan keaslian maupun kualitas produknya?

Untungnya nih bro, belakangan ini sudah mulai banyak platform penyedia produk kesehatan khusus untuk mengatasi masalah pria yang sudah cukup terpercaya. Produk kesehatan yang layak digunakan adalah yang sudah mendapatkan sertifikasi dari FDA (untuk produk luar) atau BPOM (untuk produk lokal). Salah satunya platform tersebut adalah Newman’s.

Newman’s merupakan platform lokal yang dibentuk untuk membantu kaum pria menemukan solusi atas masalah kesehatan yang mereka alami, seperti kerontokan rambut. Satu hal yang gw suka dari mereka adalah karena mereka tidak sembarangan memasukkan produk tidak jelas, sebab seluruh solusi dalam bentuk produk kesehatan sudah merupakan hasil kerjasama dengan dermatologis, apoteker, dan pakar kesehatan terpercaya.

Berhubung pembahasannya sudah terlalu panjang, gw akan membahas pengalaman gw menggunakan situs mereka di artikel berikutnya. Kebetulan situsnya juga baru launching secara online. Jadi, mungkin banyak yang masih asing dengan tipe situs seperti ini. Stay tuned, bro ????

 

Nah itulah ulasan mengenai berbagai masalah kesehatan pria yang paling umum terjadi.

Apabila lo merasa sedang mengalami salah satu atau lebih masalah di atas, segera ambil tindakan untuk mulai mengatasinya.

Bila saat ini lo sedang sehat, jagalah tubuh lo dengan menerapkan pola hidup sehat. Salah satu yang mungkin mau dan bisa lo lakukan adalah menjalani pola hidup vegetarian. Bisa coba cek tulisan gw di sini ya.

Jika lo punya pertanyaan atau komentar seputar masalah kesehatan pria, silahkan bagikan di kolom komentar di bawah. Blog Mas Kulin dikhususkan untuk membahas seputar dunia gaya hidup pria kasual dan praktis.

Pastikan untuk mengecek cara mudah tampil keren sehari-hari ya. Pastinya, maskulin banget bro!

 

Salam Semangat,

Mas Kulin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *