Lifestyle

#DiRumahAja – 12 Tips Kerja Dari Rumah agar Tetap Produktif

Tips Kerja Dari Rumah

Bro, bagaimana kabar lo di masa pandemi ini?

Apakah tempat kerja lo sudah mulai memberlakukan atau memperpanjang masa Work From Home gara-gara pandemi Covid-19?

Tahun 2020 bisa dibilang merupakan tahun yang berat bagi kita semua.

Banjir, ancaman perang dunia, dan kini virus berbahaya bernama Covid-19 (atau lebih dikenal dengan nama virus corona) membuat pola hidup kita menjadi berubah.

Covid-19 yang menular dari manusia ke manusia membuat kita harus menjaga jarak supaya tidak berpotensi tertular ataupun menularkan. Nggak hanya itu, pola kerja kita pun ikut berubah.

Lo yang biasa kerja di kantor, ada yang kantornya sejak Maret atau bahkan Februari lalu sudah mulai menerapkan work from home karena ada himbauan untuk melakukan social distancing, yang belakangan istilahnya diganti menjadi physical distancing.

Duh, bisa gak sih kerja dari rumah (work from home) tapi tetap produktif? Jawabannya, bisa.

Tapi, gw ingin membahas dulu mengenai penggunaan istilah physical distancing dulu karena gw berencana memakainya untuk artikel-artikel serupa ke depannya.

 

Perbedaan Social Distancing dengan Physical Distancing

Social Distancing vs Physical Distancing

Di Indonesia, lo mungkin lebih sering mendengar istilah social distancing.

Namun, WHO (World Health Organisation) menganjurkan untuk mengganti istilah social distancing dengan physical distancing. Nah, apa bedanya social distancing dengan physical distancing? Padahal bukannya sama aja?

Meskipun sekilas sepertinya sama, tetapi sebenarnya ada perbedaan dasar. Penggunaan istilah social distancing dikhawatirkan bisa disalah artikan dengan memutus komunikasi atau interaksi sosial dengan keluarga dan kerabat.

Padahal, interaksi sosial juga berperan penting dalam menghadapi pandemi Covid-19. Berkabar dan saling memberi semangat bisa membantu lo supaya nggak merasa kesepian, terasing, hingga sedih.

Lo juga bisa bertukar informasi pencegahan penularan dan kabar terbaru dari luar, sehingga interaksi sosial itu perlu.

Makanya, penggantian istilah itu bisa memudahkan lo untuk memahami kalau pencegahan penularan virus Covid-19 itu dengan cara membatasi kontak fisik, bukan dengan memutus hubungan sosial dengan orang lain.

Sebagai tambahan, social distancing sebenarnya lebih dimaksudkan untuk menghindari interaksi dengan kerumunan orang sih bro. Tapi, karena pembatasan kontak fisik berlaku terhadap kerumunan maupun perorangan, gw lebih memilih istilah physical distancing di sepanjang artikel ini ya.

 

Cek juga: Berbagai Masalah Kesehatan yang Menakutkan bagi Pria

 

Tips Supaya Kerja dari Rumah Bisa Tetap Produktif

Kerjaan (dan belajar) lo juga kemungkinan besar membutuhkan interaksi sosial, kan? Apalagi kalau lo melakukan work from home, maka lo membutuhkan komunikasi yang lebih intens supaya kerja dengan tim tetap kompak.

Follow Instagram Mas Kulin

Gw sendiri juga sudah mulai melakukan work from home nih, makanya di sini gw pengen berbagi tips work from home supaya lo lebih produktif meskipun nggak bekerja di kantor.

 

1. Disiplin Waktu

Atur Jadwal Kerja selama Kerja Dari Rumah

Hal pertama yang harus diperhatikan dalam work from home adalah disiplin soal waktu. Sesuaikan waktu kerja lo di kantor dengan waktu kerja dari rumah.

Kalau lo terbiasa kerja mulai dari jam 8 dan selesai jam 5, lakukan itu juga di rumah. Jangan karena lo kerja di rumah, lo bisa memulai sesuka hati lo.

Kalau lo nggak disiplin ketika waktu bekerja dari rumah, lo bakalan menghabiskan waktu kerja yang lebih lama daripada biasanya, dan itu kemungkinan besar nggak dihitung lembur bro (kecuali sudah ada prosedur yang jelas dari kantor ya).

 

2. Selesaikan Urusan Rumah Terlebih Dahulu

Di hari-hari biasa, lo membutuhkan waktu untuk perjalanan ke kantor. Ketika lo bekerja dari rumah, lo masih memiliki sisa waktu perjalanan yang tidak dipergunakan.

Gunakan waktu itu untuk membereskan pekerjaan rumah, namun lakukan dengan durasi yang sama dengan perjalanan lo. Mungkin lo bisa menyapu, membuat sarapan, atau merapikan workspace yang akan lo gunakan untuk work from home.

Dengan begitu, lo nggak akan membuang-buang waktu. Pekerjaan rumah yang lo selesaikan pun akan membantu lo nantinya. Lo nggak perlu membuang tenaga berlebih untuk melakukan pekerjaan rumah karena sudah dicicil di hari biasa.

 

3. Menjaga Penampilan agar Tetap Sesuai Seperti Kerja Biasa

Selalu Jaga Penampilan di Rumah Meski Bekerja

Meskipun work from home, bukan berarti lo bisa lebih bebas berpakaian loh. Ada kantor-kantor yang menerapkan video conference ketika bekerja agar bisa memantau secara langsung kinerja karyawannya meskipun bekerja dari rumah.

Karena itu, sebaiknya lo menjaga penampilan seperti ketika lo bekerja seperti biasa. Dengan begitu, lo akan tetap terlihat profesional dalam bekerja.

Dengan berpakaian seperti biasanya, lo juga akan membangun mood untuk bekerja. Hal ini membuat lo lebih fokus sewaktu bekerja, di manapun lokasi kerja lo.

Biar lengkapnya, silahkan baca tulisan di bawah ini ya.

 

Cek juga: Tips Berpenampilan untuk Membuat Kerja dari Rumah Efektif

 

4. Bangun Mood Baik Sebelum Bekerja

Bicara soal mood, hal itu penting banget buat lo supaya bisa mengerjakan tugas-tugas lo dengan baik. Awal dari hari merupakan periode terpenting untuk membangun mood kerja.

Di pagi hari, lo bisa membuat mood menjadi lebih baik dengan melakukan hal yang lo suka. Misalnya, lo bisa meminum kopi, main game sebentar, membaca buku ataupun berita, hingga berolahraga ringan agar diri lo tetap fit.

Ketika mood baik sudah terbentuk, dengan sendirinya lo akan bekerja lebih baik, lebih fokus, dan rekan kerja lo juga akan lebih nyaman ketika bekerja dengan lo.

Impresi baik juga akan terlihat oleh atasan kalau lo memiliki mood yang baik ketika bekerja. Oleh karena itu, lo akan dapat nilai plus juga di mata atasan lo, karena berhasil mengerjakan tugas dengan baik.

 

5. Buat Space Kerjamu Sendiri di Rumah

Ruang Kerja di Rumah

Salah satu elemen terpenting dalam bekerja di rumah adalah space kerja yang nyaman.

Sebelum memulai work from home, bentuklah ruang kerja lo sendiri sehingga lo akan nyaman dalam bekerja.

Apabila di rumah lo tidak ada ruangan kosong yang bisa digunakan, lo bisa membentuk tempat kerja lo di kamar. Siapkan tempat duduk yang nyaman, posisi peralatan kerja yang mudah dijangkau oleh tangan, hingga suhu ruangan yang membuat lo nyaman ketika bekerja.

Hindari bekerja di ruang tamu atau ruang keluarga. Potensi distraksi dari luar akan lebih tinggi dan bisa membuat lo kehilangan fokus saat bekerja. Apalagi jika ada anggota keluarga yang senang sekali berteriak-teriak dan mengganggu konsentrasi jika lo harus meeting via video conference.

Satu lagi, hindari bekerja di atas tempat tidur. Bila dilakukan terlalu sering, otak lo akan sulit membedakan saat bekerja dan saat istirahat. Hal ini berpotensi mengurangi kenyamanan lo saat tidur.

 

6. Siapkan Perangkat yang Dibutuhkan

Siapkan Perangkat Kerja di Rumah

Terkait dengan kenyamanan ketika bekerja dari rumah, lo juga harus menyiapkan segala perangkat yang dibutuhkan saat bekerja. Laptop, meja dan kursi kerja, serta peralatan lain yang dibutuhkan.

Apabila diperlukan, siapkan headset atau earphone yang bisa bermanfaat apabila membutuhkan video conference. Lo juga bisa meredam suara dari luar yang bisa mengganggu fokus lo ketika bekerja.

Selain itu, penggunaan headset atau earphone dengan cara mendengarkan musik juga bisa membantu lo dalam menaikkan mood bekerja sehingga akan lebih produktif.

 

7. Mengelola Segala yang Berpotensi Mengganggu

Berbagai faktor bisa mengganggu produktivitas lo selama melakukan work from home, mulai dari internal hingga eksternal.

Faktor internal yaitu adanya godaan untuk bekerja sambil makan cemilan ataupun makan makanan berat sehingga mengganggu kinerja lo dan berpotensi mudah mengantuk.

Posisi duduk yang kurang nyaman juga bisa membuat tubuh cepat lelah dan mengantuk, sehingga kinerja lo menurun.

Faktor eksternal yang dapat mengganggu yaitu mulai dari anggota keluarga lain yang berisik di luar ruangan kerja, suara tukang jualan yang berkeliling menawarkan dagangan, juga telepon masuk yang tidak ada hubungan dengan pekerjaan ketika sedang bekerja.

Buat lo yang udah berkeluarga, apalagi memiliki anak, pasti ada gangguan tambahan seperti istri yang terkadang memanggil anak yang menangis, ataupun anak yang tiba-tiba masuk ruang kerja dan minta dipangku.

Nah, atasi segala potensi masalah ini. Lo bisa jauhi makanan, gunakan headset atau earphone, juga mengunci ruangan yang menjadi space kerja lo sehingga bisa meredam gangguan.

 

8. Selalu Mencatat Jadwal Kerja yang Akan dan Sudah Dilakukan

Buat To Do List

Karena tidak ada pengawasan langsung dari atasan, terkadang kita bekerja sesuai dengan keinginan kita, yang belum tentu hasilnya sesuai dengan yang diharapkan.

Oleh sebab itu, gw sarankan untuk lo dapat membuat jadwal kerja harian hingga mingguan. Tulis pekerjaan yang akan lo lakukan di hari ini, buat jadwal menggunakan satuan jam agar lo bisa memprediksi kapan harus beristirahat.

Di akhir hari, lo bisa mencatat seluruh pekerjaan yang udah lo lakukan di hari ini. Dengan begitu, lo sendiri akan bisa menilai seberapa baik performa lo ketika bekerja dari rumah.

 

Cek juga: Tips Meningkatkan Produktivitas Saat Bekerja di Kantor

 

9. Komunikasi Lebih Intens

Kalau di hari-hari biasa, lo akan cukup banyak berkomunikasi dengan rekan kerja secara langsung. Namun ketika work from home, lo perlu melakukan komunikasi setidaknya via video call ataupun telepon.

Hal ini untuk menghindarkan salah paham dengan rekan sekantor (ini sudah mulai gw alami ketika hanya menggunakan chat). Kalau lo ketemu langsung aja kadang masih bisa salah paham, apalagi nggak ketemu langsung.

Oleh karena itu, lo sebaiknya lebih sering berkomunikasi dengan rekan kantor supaya tidak ada salah paham apabila butuh koordinasi. Jika memang lebih baik menggunakan audio / video call, maka lakukan bro. Hitung-hitung ‘melepas kangen’ dengan rekan kerja :).

Namun, jangan terlalu sering juga sampai-sampai lupa waktu kerja. Ada batasnya lo harus fokus dengan kerjaan dan ada juga waktu pribadi.

Selain itu, sebaiknya matikan notifikasi chat kerja dan email di luar jam kerja bro. Work from home lumayan mengaburkan batas jam kerja biasa dan jam pribadi, sehingga hal ini dapat membantu lo untuk tidak melulu kepikiran kerjaan di luar jam kerja.

 

10. Berikan Batasan yang Sama Seperti Sewaktu Masih Bekerja di Kantor

Batasan yang dimaksud di sini itu beragam. Mulai dari batasan waktu kerja, waktu diskusi dengan rekan dan atasan, waktu istirahat, hingga waktu pribadi.

Dengan batasan waktu kerja, lo bisa mengukur kinerja selama work from home. Waktu diskusi dengan rekan dan atasan pun juga tetap harus dibatasi meskipun butuh komunikasi intens.

Waktu istirahat makan siang ataupun peregangan sesaat juga dibutuhkan, karena ketika lo bekerja di kantor pun lo ada waktu khusus untuk makan siang. Jangan sampai waktu makan siang dan istirahat lo terpakai untuk bekerja.

Karena bekerja dari rumah menuntut profesionalisme tinggi, bukan berarti lo harus bekerja sepanjang hari. Lo juga butuh waktu pribadi untuk beristirahat ataupun mencari hiburan seperti menonton film atau membaca buku agar otak lebih rileks.

 

11. Berikan Waktu di luar Jam Kantor untuk Sosialisasi

Tetap Sosialisasi Selama Masa Physical Distancing

Kalau lo disiplin dengan waktu kerja lo, pasti lo akan mendapatkan waktu di luar jam kerja yang lebih banyak lantaran memotong durasi perjalanan.

Kalau lo sudah menyelesaikan pekerjaan lo di hari itu dan jam kerja lo udah selesai, lo bisa memanfaatkan waktu untuk bersosialisasi dengan rekan kerja ataupun teman di luar kantor.

Lo bisa mengobrol via video call, chat, ataupun telepon, bercanda, dan melupakan sejenak akan penatnya pekerjaan dan tugas-tugas yang harus lo selesaikan di hari itu.

 

12. Batasi Penggunaan Media Sosial

Batasi penggunaan media sosial ketika sedang bekerja, meskipun lo bekerja dari rumah.

Media sosial akan sangat mudah menjadi distraksi di masa-masa seperti ini, karena ada kecenderungan kita ingin mendapatkan update berita perkembangan terbaru terkait pandemi Covid-19 ini.

Yah memang ada pengecualian ketika pekerjaan lo menuntut untuk eksplorasi media sosial (seperti gw). Kalau sudah begini, tanamkan kesadaran diri bro supaya kerjaan lo tetap lancar.

 

Cek juga: Tips Berpakaian yang Kece untuk Interview Kerja

 

Nah itulah ulasan mengenai tips kerja dari rumah supaya lo bisa tetap produktif di masa physical distancing ini.

Memang ini merupakan masa yang cukup sulit bagi kita semua, jadi usahakan untuk selalu menjaga kesehatan diri baik secara fisik maupun mental ya bro.

Buat lo yang merasa tertekan dalam masa ini, terutama karena pekerjaan lo, coba ikuti saran di tulisan ini mengenai cara mengurangi stress dalam pekerjaan.

Jika lo punya pertanyaan atau komentar seputar kerja dari rumah yang produktif, silahkan bagikan di kolom komentar di bawah. Blog Mas Kulin dikhususkan untuk membahas seputar dunia gaya hidup pria kasual dan praktis.

Pastikan untuk mengecek cara mudah tampil keren sehari-hari ya. Pastinya, maskulin banget bro!

 

Salam Semangat,

Mas Kulin

 

Dukung Blog Mas Kulin lewat Sociabuzz Tribe Yuk

 

Follow Instagram Mas Kulin
Follow Blog Fashion Pria Kasual Indonesia Mas-Kulin.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *