Fashion

Panduan Cara Merawat Jeans yang Benar dan Mudah Dilakukan!

Celana Jeans Pria

Adakah di antara lo yang tidak suka atau tidak memiliki celana jeans? Celana yang identik dengan gaya berpakaian kasual dan semi-formal ini hampir tidak dapat dipisahkan dari wardrobe pria.

Celana jeans merupakan fashion item yang mudah banget di-mix&match; dengan berbagai jenis pakaian untuk menciptakan style yang kece.

Celana jeans merupakan celana yang memiliki bahan dasar denim. Meskipun keren, cara merawat celana jeans ternyata berbeda dari pakaian kebanyakan karena bahannya yang dari denim tersebut.

Agar jeans lo tetap awet dan gak mudah luntur atau cepat menyusut, ada beberapa perawatan yang perlu lo lakukan dengan benar.

Supaya mudah dibaca, panduan kali ini dibagi menjadi beberapa bagian yang meliputi: pemakaian celana jeans yang benar, cara mencuci celana jeans agar tidak luntur, dan tips umum lain untuk merawat celana jeans.

Silahkan geser terus ke bawah untuk membaca bagian yang lo inginkan 🙂

 

Bagian 1: Cara Memakai Celana Jeans yang Benar

“Apaan cara memakai celana jeans yang benar? Tinggal pakai terus kancing atau resleting aja, susah amat”. Ada yang punya pikiran begini saat membaca bagian ini?

Sejujurnya, Mas Kulin juga masih baru-baru ini mengetahui cara yang benar (dan tidak benar) saat memakai celana jeans 🙂

Penggunaan jeans yang benar akan menghindarkan celana lo dari menyusut terlalu banyak. Simak caranya yang benar di bawah ini:

 

1. Saat Pembelian Pertama, Jangan Langsung Dicuci

Pemakaian Celana Jeans yang Benar - Jangan Langsung Dicuci

Saat membeli pakaian pertama kali, apa yang biasanya lo lakukan? Sekali pakai lalu langsung ‘buang’ ke keranjang cucian?

Yah hal tersebut wajar kok… untuk sebagian besar jenis pakaian. Tapi untuk celana jeans, haram hukumnya untuk lo langsung mencucinya setelah dipakai sekali.

“Lalu, berapa lama donk hingga celana jeans gw bisa dicuci?”

Nah, jawabannya adalah di antara jangka waktu hingga tiga bulan sejak pembelian pertama. Kaget? Kenapa perlu selama itu?

Jawabannya adalah karena celana jeans akan menyusut setelah dicuci pertama kalinya (Catatan: kalau memang tujuan lo adalah membuatnya menyusut, silahkan cuci segera setelah dibeli). Selain itu, bahan denim memang bukan bahan yang diperuntukkan untuk dicuci terus.

Jika ada sedikit noda, lo bisa gunakan sikat kecil atau kain lap yang sedikit basah untuk menyeka noda. Cek bagian terakhir untuk tips menghilangkan noda

 

2. Jangan Gunakan Saat Olahraga

Jeans Jangan Digunakan untuk Olahraga
via runningschultz.blogspot.com

Saat pergi ke gym, Mas Kulin melihat beberapa orang yang ‘bandel’ memakai celana jeans untuk olahraga. Apa hubungannya dengan perawatan celana jeans?

Begini bro. Saat olahraga, terutama yang banyak menggerakkan kaki, celana jeans lo akan terbawa melar (stretched)  mengikuti gerakan kaki lo. Semakin sering lo lakukan, semakin gampang pula celana jeans lo menjadi melar.

Selain bikin gak enak kalau lo berkeringat saat menggunakan celana jeans atau pakaian denim, kegiatan yang merenggangkan kaki seperti olahraga pemanasan, lari, dan yoga juga berpotensi mengubah bentuk asli jeans menjadi melar.

Jadi, larangan menggunakan celana jeans di tempat gym itu ternyata ada maksud baik juga untuk menjaga celana jeans yang lo miliki gak mudah melar ya 🙂

 

3. Minimalkan Penggunaan Ikat Pinggang

Cara memakai jeans yang salah - memakai ikat pinggang

Apakah di antara lo ada yang gemar menggunakan ikat pinggang untuk menambah gaya?

Saran Mas Kulin, beralihlah ke celana chino atau celana bahan lain kalau lo memang mau pakai ikat pinggang untuk terlihat lebih kece.

Celana jeans, meskipun memiliki tempat untuk dimasuki ikat pinggang, sebenarnya tidak terlalu tepat untuk digunakan. Kenapa? Karena bagian pinggang jeans akan mudah melar.

Sebaiknya, beli dan gunakan celana jeans yang memiliki ukuran pinggang agak pas dengan ukuran pinggang lo untuk menghindari penggunaan ikat pinggang. Sedikit lebih besar tidak apa-apa karena celana jeans dapat menyusut sedikit, asal tidak sampai kedodoran.

Bergaya sekali-kali dengan celana jeans dan ikat pinggang untuk style semi-formal tidak apa-apa sih bro. Kurangi saja jumlah pemakaiannya agar celana jeans lo tetap awet ya.

Cek juga: Inspirasi Berpakaian Keren untuk Wawancara Kerja bagi Pria!

 

4. Gunakan Trik Lipatan Jeans 7/8

Trik Lipatan Jeans 7/8

Apakah lo pernah melihat teman lo atau orang random menggunakan celana jeans yang dilipat sedikit, sehingga bagian dalamnya terlihat keluar?

Lipatan ini disebut sebagai lipatan jeans 7/8 (tujuh per delapan) bro.

Nah, ini merupakan salah satu trik yang umum dilakukan saat celana jeans yang dikenakan terlalu panjang dan tidak dipotong (menggunakan jasa penjahit).

Trik ini punya keuntungan tambahan dengan membuat penampilan lo lebih kece bro.

Tapi, pastikan agar lipatan yang dilakukan tidak terlalu panjang (sewajarnya saja di atas mata kaki) dan pakai kaos kaki supaya tidak terlihat aneh.

 

Bagian 2: Cara Mencuci Celana Jeans agar Tidak Luntur

Bagian yang paling tricky dalam perawatan celana jeans adalah mencucinya. Meskipun lo gak mencuci celana dan pakaian lo sendiri, ada beberapa hal yang tetap perlu lo perhatikan untuk disampaikan ke jasa laundry atau orang yang mencucikan pakaian lo..

Untuk awalnya, lo bisa coba cek cara mencuci celana jeans yang ada pada label celana jeans tersebut.

Biasanya ada beberapa saran atau larangan dalam mencuci, karena beberapa celana jeans memang memiliki perlakuan khusus (misalnya shrinking jeans yang langsung menyusut agak drastis setelah dicuci).

Secara umum, trik mencuci celana jeans dapat lo temukan di bawah ini.

 

1. Frekuensi Mencuci Celana Jeans

Cara mencuci celana jeans yang benar - jangan sering dicuci
via elementjeans.com

Hal pertama yang perlu lo ingat adalah celana jeans itu termasuk kategori pakaian yang tidak boleh sering dicuci karena dapat menyebabkan penyusutan dan pemudaran warna.

Pencucian celana jeans yang normal adalah tiga bulan sejak dibeli pertama (seperti yang sudah dijelaskan di bagian atas). Jeans akan menyusut sedikit dan kembali normal setelah dipakai. Setelah itu, celana jeans dicuci dalam frekuensi yang termasuk jarang.

Jarang itu maksudnya bagaimana?

Normalnya, bisa di antara setengah hingga maksimal seminggu jika lo memakainya setiap hari. Dalam jangka waktu tersebut, cuci celana jeans lo ketika sudah mulai mengeluarkan bau yang kurang enak (atau bau terik).

Jika bau tersebut muncul cepat (misalnya di hari kedua pemakaian jeans), silahkan cek bagian ketiga untuk tips menghilangkan bau tak sedap pada celana jeans.

 

2. Gunakan Air Dingin dan Air Cuka

Tips mencuci jeans yang benar - campurkan air cuka
via medium.com

Air bersuhu tinggi dapat menyebabkan bahan denim pada celana jeans cepat menyusut dan melemahkan bahan tersebut. Hal ini membuat celana jeans lo akan cepat rusak.

Untuk amannya, lo bisa cek suhu yang direkomendasikan untuk mencuci celana jeans pada label celana jeans. Kalau tidak ada panduan suhunya, paling aman gunakan air yang jelas-jelas memiliki temperatur dingin untuk menghindari hal-hal yang gak diinginkan.

Sebagai tambahan, lo bisa tambah sekitar dua sendok air cuka ke dalam air cuci.

Air cuka memiliki fungsi untuk mengawetkan warna pada celana jeans. Hal ini lumayan berguna jika celana jeans lo berwarna biru, indigo, atau hitam.

 

3. Jangan Disatukan dengan Warna Lain

Panduan mencuci jeans yang benar - Pisahkan Warna Jeans dengan Warna Lain

Tips ini sebenarnya juga dipakai saat mencuci secara umum, namun berlaku keras untuk celana jeans.

Hindari menyatukan terlalu banyak jenis pakaian dengan warna berbeda-beda. Hal ini untuk mencegah celana jeans terkena luntur dari pakaian lain. Paling aman sih, lo bisa mencuci beberapa pakaian berbahan denim dengan warna senada sekaligus.

Jika lo menggunakan mesin cuci, jangan memasukkan terlalu banyak pakaian (maksimal 5 pieces) agar cucian bisa berputar secara leluasa di dalam mesin cuci.

Satu lagi, hindari penggunaan detergen yang memiliki sifat bleach agar warna pada celana jeans gak mudah luntur.

Cek juga: Kesalahan Berpakaian Pria yang Terlihat Sepele Tapi Fatal!

 

4. Balik Celana Jeans

Tips mencuci celana jeans - balik celana jeans
via ourbigmadadventure.blogspot.com

Sebelum benar-benar dicuci (atau dibuang ke keranjang cucian), lakukan hal ini dulu.

Balik celana jeans agar bagian dalam menjadi di luar, lalu tutup resleting dan kancing celana jeans. Apakah lo bingung kenapa harus melakukan hal ini?

Ketika lo membalik celana jeans, warna bagian luar celana jeans akan terhindar dari potensi pelunturan dan pemudaran warna.

Kancing dan resleting yang ditutup berfungsi untuk mencegah tersangkutnya celana jeans dengan pakaian lain saat dicuci. Hal ini penting banget dilakukan jika lo menggunakan mesin cuci untuk mencuci pakaian.

Terdengar sepele tapi ternyata penting dilakukan ya.

 

5. Hindari Dry Clean, Terapkan Air Dry

Cara menjemur celana jeans - keringkan dengan angin Air Dry

Nah kalau sudah dicuci tentu pakaian perlu dikeringkan, bukan?

Eits, untuk celana jeans ada perlakuan khusus yang berbeda dengan pakaian lain bro. Celana jeans tidak perlu dikeringkan dengan Dry Clean karena dapat merusak serat denimnya.

Cara mengeringkan celana jeans setelah dicuci yang benar adalah digantung di tempat yang terkena angin, tapi bukan di bawah terik sinar matahari (karena dapat mengakibatkan bau terik yang menempel pada celana jeans).

Metode ini dikenal dengan nama Air Dry.

Jika lo menjemur di dalam ruangan, siapkan handuk bekas atau koran bekas di bawah untuk menyerap air cucian yang menetes saat proses pengeringan ya.

Cek juga: Cara Menyemir dan Mengeringkan Sepatu Kulit yang Benar!

 

Bagian 3: Tips Umum Cara Merawat Celana Jeans Sehari-hari

Bagian yang terakhir ini merupakan tips-tips umum seputar menjaga celana jeans lo agar tetap awet. Gak mau kan kalau celana jeans lo luntur atau pudar warnanya karena lo gak tau cara menyimpan celana jeans yang benar, misalnya?

Tanpa banyak basa-basi lagi, silahkan cek beberapa tips umum perawatan celana jeans yang mungkin saja lo baru dengar sekarang.

 

1. Simpan dengan Cara Digantung, bukan Dilipat

Cara merawat celana jeans yang benar - Gantung Celana Jeans

Sejujurnya Mas Kulin juga baru belakangan ini mengetahui hal tersebut.

Tahukah lo bahwa jika celana jeans sering dilipat, bagian yang terlipat tersebut akan lebih cepat pudar warnanya dibandingkan bagian yang tidak terkena lipatan?

Hal ini pulalah yang menyebabkan kebanyakan toko pakaian menggantung celana jeans atau menatanya di atas display pakaian tanpa melipatnya. Berbeda dengan celana bahan kain yang justru kebanyakan dilipat beberapa kali di atas meja atau rak display.

Gunakan hanger baju untuk menggantung celana jeans kesayangan lo di lemari pakaian di bagian lutut.

 

2. Cara Menyetrika Celana Jeans

Cara menyetrika celana jeans yang benar - balik celana jeans
via southmoonunder.blogspot.com

Saat menyetrika celana jeans, ada hal yang sama yang perlu lo lakukan dengan ketika mencucinya.

Celana jeans perlu dibalik dulu sebelum disetrika. Maksudnya, bagian dalam celana jeans menjadi bagian luar. Alasannya sama, yaitu untuk mencegah warna cepat memudar.

Satu hal penting lagi: Jangan menyetrika ketika celana jeans yang masih lembab atau basah!

Saat lo menyetrika celana jeans yang lembab atau basah, jamur pakaian justru akan mudah masuk dan berkembang biak di celana jeans lo. Jamur tersebut akan membuat celana jeans cepat rusak, jadi hindari hal tersebut ya.

Cek juga: Cara Berpakaian Pria Gemuk agar Terlihat Kurus dan Gagah!

 

3. Cara Menghilangkan Bau Tak Sedap

Cara menghilangkan bau tidak sedap pada celana jeans - masukkan ke freezer
via housekeeping.wonderhowto.com

Jika celana jeans lo mengeluarkan bau tak sedap saat belum seharusnya dicuci, ada dua cara yang dapat lo lakukan.

Cara pertama adalah dimasukkan ke dalam freezer di kulkas selama satu hari.

Cara ini bisa dilakukan jika bau dari celana jeans tidak terlalu menyengat. Jika bau yang ditimbulkan terjadi karena bakteri dan jamur, maka cara ini hanya menjadi solusi sementara hingga celana lo dicuci.

Jika dimasukkan ke freezer terdengar konyol, maka cara kedua akan mungkin akan membuat lo tertawa.

Cara kedua untuk menghilangkan bau aneh pada celana jeans adalah dengan memasukkannya ke dalam mircowave. Panaskan dengan suhu 300 F (148 derajat Celcius) selama satu jam untuk membunuh bakteri penyebab bau tak sedap. Jeans bersih siap dihidangkan!

Kalau takut dengan cara kedua, silahkan gunakan cara pertama saja beberapa kali hingga waktu untuk mencuci celana jeans tiba 🙂

 

4. Cara Menghilangkan Noda di Celana Jeans

Cara membersihkan noda pada celana jeans - gunakan es batu
via consumerreports.org

Untuk menghilangkan noda pada celana jeans ada beberapa cara yang dapat lo lakukan:

  • Noda tinta: Gosok sedikit dengan alkohol
  • Noda getah: Gosok dengan alkohol dan diamkan sekitar 5 menit, lalu gosok dengan kain bersih atau jari tangan. Gunakan air dan sabun untuk mencuci lagi bagian yang kotor.
  • Noda permen karet: Pakai es batu dan diamkan hingga beku, kemudian cuci celana jeans seperti biasa
  • Noda lumpur: Khusus noda ini, celana jeans dapat direndam sebentar dalam air hangat yang dicampur detergen. Lanjutkan dengan proses pencucian celana jeans umum.
  • Noda umum lain: Gunakan sikat atau kain yang sedikit basah untuk menyekanya. Kalau masih berbekas, celana jeans bisa dicuci.

 

Nah itulah panduan umum cara merawat jeans yang benar dan mudah untuk lo praktekkan sehari-hari. Kalau lo menganggap jeans sebagai pakaian yang sama dengan yang lain, maka jangan heran kalau celana jeans lo cepat luntur dan menyusut bro.

Sayang kan kalau lo harus beli lagi yang baru. Keluar duit banyak jadinya 🙁

Jika lo punya saran lain terkait perawatan celana jeans, silahkan bagikan di kolom komentar ya. Blog Mas Kulin dikhususkan untuk membahas seputar dunia fashion, grooming, dan gaya hidup pria kasual sekaligus praktis.

Pastikan untuk mengecek cara mudah tampil keren sehari-hari ya. Pastinya, maskulin banget bro!

4 thoughts on “Panduan Cara Merawat Jeans yang Benar dan Mudah Dilakukan!”

  1. Terimakasih artikelnya, sangat bermanfaat dan membantu sekali agar dapat merawat jeans dengan benar. Sukses selalu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *